Banyak yang tidak tau bahwa sebenarnya Imam Al-Ghazali dan Asha’irah memberikan dampak yang sangat banyak untuk Agama Kristen dan Barat Modern hingga hari ini. Selama ini kita hanya diberitahu bahwa Ibnu Sina dan Ibn Rusyd lah yang menjadi rujukan utama dalam pembentukan Peradaban Barat, padahal pernyataan dan persepsi semacam ini tidak sepenuhnya benar. Pemikiran-pemikiran Imam Al-Ghazali jelas lebih berpengaruh di kalangan tokoh-tokoh agamawan Kristen, bahkan penjelasan-penjelasan beliau dalam kitabnya menjadi tafsir bagi pemikiran Ibnu Sina yang sulit dipahami mereka.
Kitab Maqasid Falasifa (Summa Theorice Philosophiae atau Logica et Philosophia Algazelis) karya Imam Al-Ghazali adalah karya pertama beliau yang diterjemahkan kurang dari 75 tahun setelah beliau wafat dan dari tahun 1250-1350 M kitab tersebut menjadi rujukan utama bagi para sarjana Barat. Melalui pemikiran Imam Al-Ghazali dan Asha’irah lah agama Kristen mampu memahami masalah-masalah dan mensintesis Filsafat Neoplatonisme-Aristotelianisme-nya Ibnu Sina oleh Thomas Aquinas.
Selepas Abad ke-14, Thomas Aquinas dan tokoh-tokoh agama Kristen lainnya mendapati bahwa hujjah-hujahya Imam Al-Ghazali ternyata lebih kuat sekalipun ketika itu mereka sudah membaca Tahafut al-Tahafutnya Ibn Rushd, yaitu sebuah kitab yang berisi sanggahan terhadap Tahafut al-Falasifahnya Imam Al-Ghazali. Selepas Abad ke-14 ini pula berbagai pemikiran Kalam Asha’irah khususnya pemikiran Imam Al-Ghazali cukup sering didiskusikan di Barat Modern. Justru jarang didapati perbincangan dan diskusi tentang ide dan pemikiran Ibnu Sina dan Ibn Rusyd disana pada tahap perkembangan Filsafat dan Sains Modern dari Abad ke-14 hingga hari ini. Sedangkan ide-ide dan pemikiran Kalam Asha’irah seperti Occasionalisme, Causality, Empiricism, Atomism dan Nominalisme masih sering diperbincangkan bahkan dalam dunia Sains Moden hari ini.
OCEAN
Occasionalism
Causality
Empiricism
Atomism
Nominalism
Tokoh utama pelopor Occasionalism Sains Modern yang terinspirasi dari pemikiran Kalam Ashai'rah khususnya pemikiran Imam Al-Ghazali ialah Nicolas Malebranche.
Tokoh utama pelopor Causality Sains Moden yang terinspirasi dari pemikiran Kalam Ashai'rah khususnya pemikiran Imam Al-Ghazali ialah David Hume. Silahkan baca "Problem of Causation" dan "Problem of Induction"
Tokoh utama pelopor Empiricism Sains Moden yang terinspirasi dari pemikiran Kalam Ashai'rah ialah John Locke.
Tokoh utama pelopor Atomism Sains Moden yang terinspirasi dari pemikiran Kalam Ashai'rah ialah Pierre Gassendi.
Tokoh utama pelopor Nominalism Sains Moden yang terinspirasi dari Kalam Ashai'rah ialah William of Ockham.
Penulis :
Sumber :
Komentar
Posting Komentar