Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Motivasi dan Strategi Menuntut Ilmu

Memahami atau Menghafal?

Para pengamat pendidikan modern seringkali menyampaikan, bahwa di masa mendatang, kompetensi menghafal sudah tidak lagi diperlukan. Gagasan ini juga seringkali diungkapkan oleh Mendikbud Indonesia, Nadiem Makarim. Menurutnya, tantangan masa depan memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, sehingga dibutuhkan kemampuan selain menghafal, yakni kemampuan memahami konsep bacaan (literasi) dan kemampuan numerasi, (mengaplikasikan konsep hitungan di dalam suatu kompleks yang abstrak atau nyata). Syaikh Ibnu Abdil Barr, seorang ulama besar Islam dari Spanyol, dalam kitabnya, Jami’ al-Bayan al-Ilm (jilid 2, hlm. 1020), mengatakan bahwa, “Pandangan mainstream mayoritas ulama Islam adalah; menganggap tercela memperbanyak menghafal hadits tanpa memahami dan mentadaburi makananya”. Masih di halaman yang sama, beliau amat menyayangkan fenomena di zaman beliau di mana banyak orang yang suka menghafal banyak hadits, namun tidak diiringi dengan pemahaman akan maknanya. Lebih jauh lagi, syaikh Yusuf a...

Metode Pengujian Keilmuan Seseorang

Untuk menguji malakah keilmuan seseorang, kita dapat menggunakan beberapa metode : Pengujian Hafalan 1. Kitabah Tuliskanlah apa yang telah dihafal. 2. Istisyhad Carikanlah dari apa yang telah dihafal sebagai dalil bagi permasalahan "ini". Pengujian Pemahaman 1. Munaqasyah Diskusikan dan debatlah apa yang telah dipahami dari hal "ini". 2. Ta'lil Jelaskanlah illat atas apa yang telah dipahami dari hal "ini". 3. Syarh Jelaskanlah apa yang telah dipahami dari hal "ini". 4. Taufiq Kompromikanlah apa yang telah dipahami dari dua hal yang nampak berkontradiksi "ini". Disarikan dari tulisan Syaikh Konate Sidi Faozi di laman facebooknya. Penulis : Muhammad Adib Sumber : https://www.facebook.com/100000708494197/posts/pfbid0YwiMRE5dbWrdELkaGpRwvQ5q1PiFrTygUkUb4cjacypCkmGYKdxS9j4tC3pAtPTZl/?mibextid=Nif5oz

10.000 Hour Rule to be Extraordinary People

Berapa jam waktu latihan yang dibutuhkan untuk seorang pesepakbola agar bisa mendapatkan skill dribling yang baik, akurasi passing yang tinggi, dan kemampuan shooting yang terukur ?  Berapa jam waktu belajar yang dibutuhkan oleh seorang ahli kimia untuk menguasai teori-teori dalam ilmu kimia ? Setidaknya, menurut penelitian Anders Ericsson, kita butuh 10.000 jam untuk menjadi seorang expert atau extra ordinary di satu atau beberapa bidang keilmuan. Hal ini sebagaimana yang dikutip oleh Malcolm Gladwells dalam "Outliers: The Story of Success" yang cukup menyita perhatian. Bila kita coba buat kalkulasi ideal tentang berapa tahun kita bisa mencapai 10.000 jam ini, maka mungkin bisa diandaikan dengan pernyataan di bawah ini. • Diketahui : Seseorang mengalokasikan waktunya setiap hari untuk belajar atau berlatih sesuatu selama 8 jam. 8 jam x 30 hari = 240 jam/bulan 240 jam (1 bulan) x 12 bulan = 2.880 jam/tahun • Ditanya : 10.000 jam membutuhkan waktu berapa tahun? • Jawab : 10.00...

Hafalan dan Pemahaman Bergandengan Tangan, Mungkinkah?

Syaikh Ibrahim Khuli pernah mengatakan :  لا يفسر القرآن إلا من أوتي له البصيرة. والقرآن لا يكون إلا في قلبه ولسانه ووجدانه حتى يصبح القرآن أية واحدة "Tidak akan menafsiri Alquran kecuali orang yang telah diberi bashirah oleh Allah. Alquran telah berada dalam lisan dan sanubarinya seakan-akan keseluruhan Alquran (dalam mata batin sang mufassir tersebut) hanya seperti satu ayat." Imam Fakhruddin al-Razi mengatakan :  الفَهْمُ غَيرُ الحِفظِ، والحُكَماءُ يَقولونَ: إنَّهما لا يَجتَمِعان، على سَبيلِ الكَمالِ؛ لِأنَّ الفَهْمَ يَستَدعي مَزيدَ رُطوبةٍ في الدِّماغِ، والحِفظَ يَستَدعي مَزيدَ يُبوسةٍ، والجَمعُ بَينَهما مُـحالٌ "Pemahaman itu bukan hafalan. Para filsuf mengatakan keduanya tidak akan menyatu secara sempurna. Sebab pemahaman memerlukan unsur lembab dalam otak dan hafalan memerlukan unsur yang kering dalam otak. Menggabungkan keduanya (secara sempurna) adalah mustahil." Saya pernah bertanya ke syaikh Husam, apakah ketika seseorang menghafal kitab-kitab...