Mungkin selama ini ketika mendengar nama Ibnu Majah , maka yang ada di benak kita adalah seorang muhaddits yang menulis kitab hadits bertipe sunan yang kemudian akrab dikenal dengan sebutan Sunan Ibnu Majah . Namun, salah satu fakta lain tentang Imam Ibnu Majah yang mungkin jarang diketahui adalah bahwa banyak para ulama terdahulu yang juga mengenalkan beliau sebagai seorang mufassir besar dan pernah menulis kitab tafsir. Hal ini dibuktikan oleh kesaksian para ulama yang menyatakan demikian, diantaranya : محمدُ بنُ يزيدَ ابن ماجَة الحافظُ الكبيرُ المفسِّر، أبو عبد اللَّه القَزْويني، صاحب "السنن" و "التفسير" و"التاريخ"¹ "Muhammad bin Yazid bin Majah adalah seorang hafizh terkemuka, mufassir (ahli tafsir), nama kunyahnya adalah Abu Abdillah al-Qazwini, pemilik kitab sunan (hadits), tafsir, dan tarikh (sejarah)" [Muhammad bin Abdul Hadi, Thabaqat Ulama' al-Hadits, 2/341] وله كتاب في «التفسير»، وكتاب «السنن»، وكتاب «التاريخ» إلى عصره² ...