Tidak ada yang tau kapan kiamat akan terjadi. Hanya Allah yang tau kapan persisnya. Namun ada sebagian ulama yang mencoba memprediksi kapan kiamat itu akan terjadi. Dialah imam Suyuthi. Dulu di zaman beliau, karena ada sebuah hadits palsu, tersebarlah di kalangan awam bahwa kiamat akan terjadi sebelum tahun 1000 hijriah. Di saat itu adalah tahun 898 hijriah, yang mana kalau isu itu benar maka hanya tersisa 102 tahun lagi menjelang bumi ini hancur lebur. Hal itu cukup membuat gaduh. Maka imam Suyuthi menulis sebuah risalah tentang hal itu dan beliau jelaskan bahwa umur bumi ini pasti akan melampaui tahun 1000 hijriah. Itulah kesimpulan yang beliau peroleh dari berbagai riwayat yang ada. Dan memang kenyataannya tidak terjadi apa-apa di tahun 1000 hijriah.
Tapi uniknya, di samping membantah isu kiamat tersebut, beliau juga menegaskan bahwa umur bumi ini tidak akan melampaui tahun 1500 hijriah. “Tidak mungkin sama sekali umur bumi sampai 1500 tahun (semenjak masa nabi)” kata beliau. Sekarang ini kita sudah berada di tahun 1442 hijriah. Yang artinya umur bumi hanya tersisa 58 tahun maksimal.
Namun pendapat imam Suyuthi ini juga telah dikritik dan dibantah dengan alasan yang sama yang beliau gunakan untuk membantah isu kiamat sebelumnya. Beliau mengatakan jika matahari sudah terbit dari barat maka umur bumi masih tersisa 120 tahun lagi. Itu artinya jika memang umur bumi hanya sampai tahun 1500 hijriah, maka seharusnya kita sudah berada di fase terbitnya matahari dari barat. Sekarang, jangankan matahari terbit dari barat, tanda-tanda kiamat yang seharusnya terjadi sebelum berpindahnya tempat matahari terbit itu saja belum terjadi. Seperti turunnya Dajjal dan nabi Isa AS, dan juga imam Mahdi yang kemunculannya 7 tahun sebelum Dajjal. Ini membuktikan bahwa masih banyak tanda-tanda kiamat yang belum dan masih akan terjadi. Artinya besar kemungkinan umur bumi ini akan melampaui tahun 1500.
Penulis :
Sumber :

Komentar
Posting Komentar